fbpx
Pasang iklan

Ketua Umum PPP, Romahurmuziy Ungkap Kelemahan Capres Prabowo Subianto

(Gema – Sulsel) Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy atau yang sering disapa Romy secara blak-blakan mengungkap sisi kelemahan Capres RI Prabowo Subianto.

Saat ditemui di Coffeeholic by Sija, Jalan Topaz, Makassar pada Kamis (08/11/2018) kemarin, Romy mengaku kalau dirinya tahu betul sisi kekuatan dan kelemahan Prabowo.

Hal tersebut diketahui Romy, karena partainya pernah mengusung Prabowo di Pilpres 2014 lalu. Itulah sebabnya, pihaknya sangat paham aspek kemimpinan Capres nomor urut 2 tersebut.

“Saya punya pengalaman pribadi tahun 2014 lalu ketika masih dikubu Pak Prabowo. Sebagai Wakil Ketua Divisi Strategi Kampanye Prabowo-Hatta waktu itu, kita melakukan survei dua minggu sekali. Saya termasuk orang yang mencermati survei dua minggu sekali tersebut,” ucap Romy.

Romy melanjutkan, meskipun Prabowo memiliki kelebihan dalam aspek tertentu, tapi ia tidak dekat dengan rakyat.

“Waktu itu, semua aspek kepemimpinan yang kita uji mulai dari pengalaman, kepandaian, intelektualitas, kewibawaan itu semuanya Pak Prabowo unggul. Tapi ada satu yang dia kalah dari Pak Jokowi yaitu dekat dengan rakyat,” ungkap Romy.

Romy pun membeberkan, kalau pihaknya sempat mengingatakan Prabowo untuk tampil dan lebih merakyat. Namun nyatanya, saran tersebut tidak diakomodir oleh Prabowo. Padahal pesaingnya waktu itu, Jokowi selalu tampil memikat di hati rakyat.

“Ternyata aspek dekat dengan rakyat ini bobotnya paling tinggi. Sehingga saya waktu itu mengingatkan kepada Pak Prabowo bahwa dalam situasi seperti itu kita harus tampil lebih dekat dengan rakyat. Tapi ternyata saat itu pandangan saya tidak terakomodir dan akhirnya kita tahu persis bahwa dengan label dekat dengan rakyat itulah akhirnya Pak Jokowi tampil memikat,” tuturnya.

Di masa kampanye Pilpres 2019, Romy mengamati kalau gaya politik Prabowo tak ada perubahan. Sosoknya masih identik dengan kelas menengah ke atas.

“Hari ini saya melihat peta politiknya tidak terlalu jauh berbeda karena juga tidak ada perbedaan yang mendasar dengan karakter Pak Jokowi dan karakter Pak Prabowo.  Kita melihat pendukung Pak Prabowo hari ini sebagian besar dari kalangan intelektual, misalnya dari kampus, kota, orang-orang berada itu lebih cenderung mendukung Pak Prabowo,” tambah Romy.

Olehnya itu, Dewan Penasehat TKN Koalisi Indonesia Kerja (KIK) ini pun sangat yakin jika pasangan Capres dan Cawapres yang diusungnya, Jokowi-Ma’ruf yang dikenal merakyat akan kembali memenangkan pertarungan pada Pemilu 2019 mendatang.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)