fbpx
Pasang iklan

Mengaku Dari Palopo, Dua Mahasiswa di Makassar Diparangi Dibetis dan Wajah

(Gema – Makassar) Nasib sial dialami oleh dua orang mahasiswa di Makassar, Sulsel yang bernama Zulfikar dan Fandriansah.

Kedua mahasiswa tersebut dianiaya oleh tiga orang yang tidak kenal di Jalan Tidung Mariolo, pada Kamis (11/7/2019) kemarin.

Terkait hal itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko menjelaskan bahwa kronologi insiden penganiayaan terhadap dua mahasiswa tersebut berawal saat mereka makan di warung.

“Di warung makan itu, korban dan pelaku bertemu. Pelaku sempat bertanya tentang asal daerah korban. Korban pun menjawab kalau mereka dari Kota Palopo,” ungkapnya.

Setelah selesai makan, korban lalu pulang. Hanya saja, tiga orang pelaku tiba-tiba melakukan penghadangan dan melakukan aksi penganiayaan terhadap korban.

“Korban dianiaya dengan cara dipukul dan disabet dengan senjata tajam,” tutur Indratmoko.

Akibat penganiayaan tersebut, korban (Zulfikar dan Fandriansah) mengalami luka robek di bagian kaki kanan dan wajahnya.

“Pelaku memakai senjata tajam jenis parang. Karena menderita luka cukup serius, kedua korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan,” tambahnya.

Hingga saat ini, ketiga pelaku masih buron. Meski demikian, petugas dari Polrestabes Makassar mengaku kalau pihaknya sudah mengetahui ciri-ciri para terduga pelaku.

“Ciri-ciri pelaku sudah ada. Sementara kita selidiki,” jelas Indratmoko.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)