fbpx
Pasang iklan

Pasutri Diamankan Polrestabes Makassar terkait Narkoba

(Gema – Makassar) Pengungkapan pelaku yang terduga bandar narkoba dilakukan Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar. Termasuk mengungkap kasus lainnya yang menjaring pasangan suami isteri (pasutri) di Mapolrestabes Makassar, Kamis (06/12/2018).

Pasutru tersebut yaitu Tompo (28) dan Nurfadilla (20). Kedua pelaku tersebut diciduk dan ditangkap di rumah kontrakannya oleh tim elang Satres Narkoba Polrestabes Makassar di Jalan Teuku Umar 13, Kecamatan Tallo, Makassar, Rabu (05/12/2018) dini hari.

Menurut keterangan Kompol Diari Astetika selaku Kasatres Narkoba Polrestabes Makassar, kedua pelkau adalah pemain lama yang sering melakukan pemasokan narkoba jenis sabu-sabu ke Kampung Sapiria dan Gotong, Kecamatan Tallo.

Pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa dua paket sabu-sabu seberat 100 gram.

“Mereka suami isteri. Kalau suaminya kan bandar di Kampung Sapiria itu. Ada tiga bulan lebih kita lakukan penyelidikan hingga dilakukan penggeledahan di lokasi,” terang Kompol Diari, seperti yang dikutip di SINDOnews, Kamis (6/12/2018).

Kemudian ia mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengembangan kasus, termasuk memeriksa lebih lanjut Nurfadilla yang merupakan pelaku terkati perannya dalam kasus itu..

Saat diamankan, Tompo berusaha untuk kabur dan terpaksa aparat meluncurkan tembakan di bagian kakinya.

Polrestabes Makassar Kejar DPO Kasus Narkoba Hingga ke Gorontalo

Irwanto (40) berhasil diamankan Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar yang diduga adalah bandar narkoba beberapa waktu lalu di Desa Tuladenggi, Kabupaten Telaga Biru, Gorontalo.

Dalam pengungkapan kasus kepemilikan sabu-sabu seberat 2 kg yng sebelumnya yang melibatkan Sugiman (51) selaku pelaku, lebih dulu diamankan tim elang Satres Narkoba Polrestabes Makassar saat diciduk di salah satu rumah di Jalan Hati Rela, Kecamatan Mariso, Makassar, 6 September lalu. Irwanto masuk dalam daftar pengejaran orang (DPO) menyusul pengungkapan kasus tersebut.

Irwanto yang merupakan saudara kandung Sugiman behasil melarikan diri pada saat itu.

Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo yang merupakan Kapolrestabes Makassar mengatakan saat proses pengamanan24 November lalu di salah satu rumah kontrakan, Irwanto melakukan perlawanan terhadap aparat sehingga dihadiahi timah panas di bagian kakinya

“Irwanto melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Selanjutnya dilakukan pengejaran dan diberi tembakan peringatan. Namun dihiraukan sehingga dilakukan penembakan di kaki,” terang saat menggelar pengungkapan kasus di Mapolrestabes Makassar, Kamis (06/12/2018).

 

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)