fbpx
Pasang iklan

Respons Mengejutkan Coach PSM Makassar Terkait Julukannya

(Gema – Makassar) Usai resmi ditunjuk sebagai coach baru Juku Eja julukan PSM Makassar pada 2 Februari 2019 kemarin, Darije Kalezic sudah mulai menjadi pembicaraan publik sepak bola Indonesia khususnya PSM Makassar. Darije Kalezic memberikan jawaban terkait disinggungnya julukan yang dapat diberikan kepadanya.

Coach yang lahir pada 1 November 1969 itu, menimbulkan tidak sedikit yang tetap masih bertanya-tanya mengenai siapa nama panggilannya. Ia menjelaskan bahwa saat dimintai jawaban soal hal tersebut, ia bisa dipanggil dengan sebutan Darije bukan Kalezic.

“Saya biasa dipanggil Darije. Untuk media tulis saja Darije,” ucapnya, Kamis (14/2/19).

Mengenai hal itu, ia mengaku bahwa tidak terlalu mempermasalahkan. Kemudian, dirinya juga membeberkan bahwa sebelumnya ia sudah pernah mendengarkan para suporter Juku Eja adakala mempunyai julukan buat sang coach.

Eks pelatih PSV Eindhoven U-21 dan De Graafschap itu memberikan sepenuhnya kepada para fans Pasukan Ramang Ayam Jantan dari Timur.

“Ya, saya Darije tapi pernah ada yang menanyakan kalau fans di sini akan memanggil saya dengan sebutan tertentu (julukan). Saya lalu bilang, apapun yang kalian mau katakan, saya akan setuju,” ungkapnya.

Darije akan melakoni pertandingan debut sebagai coach PSM Makassar, dan itu terlepas dari sebutan Darije nantinya. Perseru-Serui menantang tim Darije pada Sabtu, (16/2/2019) mendatang.

Hal yang tidak kalah penting, seusai laga tersebut apakah akan ada sebutan atau julukan yang diberikan kepada Darije atau tidak. Laga melawan Perseru-serui akan menjadi ajang dimana Darije dapat membuktikan kepada publik Juku Eja. Hal yang sangat menarik ditunggu-tunggu.

Sebagai tambahan info saat latihan sore tadi, Darije berusaha memperbaiki sistem pertahanan Abdul Rahman dan teman-temannya.

Darije menegaskan secara keseluruhan performa anak didiknya sudah cukup membahagiakan. Hanya saja dirinya masih butuh waktu untuk dapat memberikan penilaian yang lebih dalam lagi soal spesifik dan klub mengenai skuad itu.

“Dalam beberapa latihan yang kami lakukan cukup bagus. Tapi ini baru saja dimulai, kita baru memulai perjalanan yang panjang. Jadi saya pikir tidak elok untuk menilai seseorang atau tim, pada saat kita baru saja memulai,” tutup coach Juku Eja itu.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)