fbpx
Pasang iklan

Sengketa Lahan di Wajo, Kades Diduga Serobot Tanah Warga

Gema.id Sulsel, Wajo – Sengketa tanah terjadi di desa Laureng  kecamatan Majauleng. Saat ini pemilik tanah Indo Barata keberatan tanahnya seluas 2 hektare diserobot oleh kepala desa Laureng Baso Sulolipu.

Meski telah dilakukan mediasi di kantor kecamatan dan polsek setempat, namun kedua belah pihak tidak menemui kata sepakat. Indo Barata mengeluh atas tindakan yang dilakukan oleh kepala desa. Hal tersebut disampaikan oleh Camat Majauleng, Eka Jayapura setelah memediasi dua pihak.

“Sudah dimediasi, kami kehabisan cara,” singkat Eka Jayapaura dikutip dari Fajar, Rabu (25/3/2020).

Adapun yang melandasi Indo Barata dirinya berhak atas tanah seluas 2 hektare tersebut berupa Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT-PBB) tahun 1999. Hal tersebut diperlihatkan oleh Arifuddin menantu Indo Barata.

“Padahal Dia [Baso Sulolipu} tidak punya surat apapun. Kami punya Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT-PBB) tahun 1999,” tuturnya.

Arifuddin juga mengungkapkan tanah tersebut diklaim oleh Baso Sulolipu saat dirinya pergi merantau ke kabupaten Timor Tengah Selatan provinsi Nusa Tenggara Timur.   

”Sekarang sudah ada bulldozer. Pak Kades yang kasih masuk,” ungkap Arifuddin.

Beri tanggapan