fbpx
Pasang iklan

Tim Dosen Jurusan Biologi UNM Laksanakan Pelatihan Pengelolaan Ikan Bandeng di Kelurahan Lakkang Kota Makassar

...

Gema Sulsel – Tim dosen Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Lakkang, Kota Makassar pada Minggu (28 /7/2020) yang lalu.

Kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk memberikan pelatihan pengelolaan ikan bandeng bagi ibu rumah tangga yang di kelurahan Lakkang, Kota Makassar.

Adapun kegiatan ini telah direncanakan sejak bulan Januari 2020 dilaksanakan dengan melibatkan 20 orang ibu rumha tangga sebagai peserta. Adapun pelaksana kegiatan dipimpin oleh Dr. Arsad Bahari S.Pd., M.Pd., dan Saparuddin S.Pd., M.Pd selaku anggota pengabdian.

Pada kegiatan ini, Tim pengabdian UNM melibatkan 10 orang mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan fakultas MIPA, UNM untuk ikut ambil bagian.

Alasan kuat yang mendukung pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dipilih mengingat potensi Kelurahan Lakkang sebagai salah satu daerah penghasil ikan Bandeng di Makassar yang cukup besar. Sayangnya ikan Bandeng tersebut memiliki daya tahan yang rendah pasca panen sehingga kesegaran dan kesehatan ikan juga ikut menurun ketika dikonsumsi.

Dr. Arsad Bahari sendiri berharap Pelatihan ini menjadi sebuah stimulus yang baik kepada masyarakat sekitar untuk meningkatkan kualitas penjualan komoditas ikan Bandeng di daerah Lakkang yang tentu saja jika ini dilaksanakan juga akan memiliki potensi meningkatkan nilai jual dari ikan Bandeng itu sendiri.

Dalam pelatihan ini, Masyarakat sekitar dilatih untuk membuat produk olahan Bandeng seperti ikan Banden tanpa duri, Bandeng Presto, Abon Ikan Bandeng, Kripik Ikan Bandeng dan sejenisnya.

Senada dengan ketua pelaksana, Saparuddin sebagai anggota pelaksana dalam kegiatan ini melihat potensi perikanan di Kelurahan Lakkang ini bisa menjadi peluang usaha sekaligus dapat memberdayakan masyarakat sehingga pendapatan mereka dari budidaya tambak ikan bandeng dapat meningkat.

“Saya berharap kegiatan ini bisa memberi manfaat bagi para peserta dan bisa dijadikan sebagai salah satu penghasilan baru bagi para petani tambak ikan bandeng” sambung Saparuddin.

Menanggapi kegiatan PKM UNM, Syamsyul Alam selaku ketua RT I /RW II mengutarakan kekurangan dan permasalahan yang dihadapi oleh petani tambak saat melakukan pemasaran dari produk yang mereka hasilnya. Hal yang paling utama menurt Syamsul adalah minimnya pengetahuan pentang pengelolaan ikan Bandeng pasca panen.

Selain dari ketua RT setempat, Rosmala, salah satu peserta yang ikut ambil bagian dalam pelatihan menyatakan senang dengan kegiatan yang dilaksanakan dari pukul 09,00 WITA sampai 17.00 WITA tersebut.

“Bagu sekali ini, ikan dibuat begini, enak rasanya baru tulangnya tidak menusuk-nusukmi juga dan bisa ikut dimakan,” jelas Romsalah di sela-sela pelatihan.

Pelatian yang berlansung dalam masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan penangana Cobid-19 dimana meserta diwajibakan untuk menggunakan masker, menjaga jarak, menggunakan sarung tangan bagi yang mengelola, serta mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer.

Proses Penyerahan Panci Presto Secara Simbolik oleh Dr. Arsad M.PD. setelah kegiatan pelatihan dilaksanakan
Proses Penyerahan Panci Presto Secara Simbolik oleh Dr. Arsad M.PD. setelah kegiatan pelatihan dilaksanakan

Pada akhir kegiatan, Tim Dosen Jurusan Biologi FMIPA UNM ini menyerahkan tiga panci presto, tigas mesin vacuum sealer serta plastik sealer kepada masyarakat setempat sebagai modal usaha para peserta dalam mengelola ikan bandeng.

“Semoga kegiatan ini bisa memberi motivasi baru kepada ibu-ibu sekalian. Semoga kegiatan ini tidak hanya sebatas pelatihan tetapi ada upaya untuk membuat usaha baru yang bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi para peserta” ucap Arsad Bahri pada saat menutup kegiatan.

Beri tanggapan