fbpx
Pasang iklan

Wakil Wali Kota Makassar dan Pegadaian Resmikan Bank Sampah Unit Asoka V

(Gema – Makassar) PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VI Makassar makin intensif menunjukan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan. Hal ini ditandai dengan adanya atau terbentuknya Bank Sampah Unit Asoka V di Sulawesi Selatan khususnya di Kota Makassar. Daerah yang tengah berkembang dengan program terpijarnya itu dipilih sebagai Fokus pengembangan program bersih-bersih pegadaian melalui The Gade Clean & Gold atau pengkonversian sampah menjadi tabungan emas.

Direktur Teknologi Informasi dan Digital, PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VI Makassar dan Bapak Wakil Wali Kota Makassar, saat peresmian pertama Bank Sampah di Jl. Kumala 2 Lorong 2 B Kelurahan Jongaya Kecamatan Tamalate Kota Makassar, Senin (3/12/2018) menyampaikan, program The Gade Clean & Gold yang disertai dengan pemberian bantuan CSR pada beberapa kelompok pemuda kreatif ini sengaja dikembangkan sebagai wujud kepedulian pegadaian terhadap kebersihan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Clean and Gold merupakan salah satu bagian menciptakan lingkungan yang baik dan sehat untuk dapat di tukar jadi emas. Ia juga menegaskan, kehadiran lembaganya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendukung pengembangan sektor perekonomian dan lingkungan.

“Program The Gade Clean & Gold ini hadir sebagai wujud kepedulian Pegadaian dan menegaskan kehadirannya sebagai BUMN dalam memberi manfaat yang besar bagi masyarakat di sektor ekonomi dan lingkungan,” kata Direktur Teknologi Informasi dan Digital, Teguh Wahyono.

Agenda ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Makassar, Dr. Syamsu Rizal, MI., S.Sos., M.Si. dan Direktur Teknologi Informasi dan Digital, Teguh Wahyono, S.E., M.BA. Pemimpin Wilayah Pegadaian Makassar serta jajaran pejabat Pegadaian Area Makassar.

Wakil Wali Kota Makassar dan Pegadaian Resmikan Bank Sampah Unit Asoka V
Pose bersama salah satu direksi PT Pegadaian (Persero) Makassar, Wakil Wali Kota Makassar, dan Direktur Teknologi Informasi, Senin, 3 Desember 2018

Sebagai badan usaha yang termasuk penyumbang pajak terbesar di Indonesia, pegadaian tidak saja berorientasi pada bisnis melainkan juga terlibat aktif membangun lingkungan. Diantaranya dengan menggalakkan program bertemakan bersih-bersih, baik bersih lingkungan dengan membangun Bank Sampah, bersih administrasi berupa pendampingan terhadap pengusaha ultra mikro serta bersih hati yang menekankan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

Kita tidak mengajari masyarakat menjadi pemulung tetapi The Gade Clean & Gold muncul sebagai upaya menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan di samping memiliki nilai tambah yang tidak hanya berbentuk kontan, melainkan bisa dijadikan tabungan emas. “Dengan emas ini harapannya bisa jadi satu investasi yang kalau sudah terkumpul lumayan bisa diambil jadi uang tunai dan perhiasan atau agunan,” jelasnya.

Dengan diresmikannya Bank Sampah Unit Asoka V di Kelurahan Jongaya ini diharapkan semua elemen masyarakat bisa memberi dukungan dan merespon positif strategi peningkatan kesejateraan tersebut, pun ketika program ini ingin dikembangkan ke kelurahan lain pihaknya siap untuk memfasilitasi.

Wakil Wali Kota Makassar dan Pegadaian Resmikan Bank Sampah Unit Asoka V
Motor Sampah, Gerobak Sampah dan Tempat Sampah yang sudah disediakan oleh PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VI Makassar

Sementara itu, Bapak Wakil Wali Kota Makassar, Dr. Syamsu Rizal, MI., S.Sos., M.Si. dalam sambutan dan arahannya menegaskan, sejak awal telah mengingatkan masyarakat agar tidak mempersoalkan banyaknya sampah di wilayah ini, sebab itu telah menunjukan tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi sebagai akibat bertambahnya pendapatan lewat program terpijar yang dikembangkan.

Mengumpulkan atau menampung sampah, menurutnya, bagi sebagian besar warga di Makassar bukanlah sesuatu hal yang menyenangkan. Namun, oleh para pendatang luar daerah, kegiatan itu dijadikan mata pencaharian empuk. Tak heran merekalah yang kini sukses membangun rumah-rumah mewah dari hasil jerih payahnya mencari sisa makanan yang disepelekan tersebut.

Belajar dari pengalaman tersebut dan dengan terbentuknya Bank Sampah ini diharapkan bisa membangkitkan kesadaran generasi muda untuk menjadikannya sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, sehingga kelestarian dan kebersihan lingkungan tetap terjaga dengan baik.

Beri tanggapan

Baru ?, Buat akun


Masuk

Lupa password ? (tutup)

Sudah punya akun ?, Masuk


Daftar

(tutup)

Lupa Password

(tutup)